Wednesday, October 7, 2015

Dear friend,

Oktober 7, 2015

 Malam ini terasa sangat dingin, karena hujan yang turun setalah sekian lama hilang bak ditelan bumi. Bau tanah yang khas mulai tercium, datanglah kembali wahai musim hujan. Hujan lah yang mengingatkan aku akan segala hal-hal di masa lalu yang membuat seakan-akan masa sekarang adalah sampah. Teringat kembali kejadian beberapa tahun dulu, serta kejadian hari ini.
Sejak menginjak bangku sekolah menengah atas yang hari-harinya disibukan oleh tugas ini, jujur mata ini semakin terbuka. Orang-orang memang dinamis. Sulit dipahami. Terkadang lurus terkadang berkelok. Kejadian di hari ini memperbaruhi pengihatanku tentang manusia. Yang biasanya aku anggap sombong, serakah, individualis. Hari ini berubah. Benar-benar aneh. Bagaimana cara seseorang berubah dengan cepatnya. Aku juga belajar bahwa tidak semua orang akan menyukai kita, begitu pun kita sendiri. Banyak yang gue sebel sebenernya, karena ulahnyabtentu. Tapi kembali lagi. Manusia dan perbuatannya adalah aneh. Tidak dapat dibuat spekulasi kalau manusia itu dapat ditebak tingkahnya. Kembali lagi angin dingin menusuk kulitku. Mengingatkan ku akan peristiwa dua tahun lalu. Yang tentunya menjadi samar-samar diingatanku. Berbeda dengan yang sekarang, semua telah berbeda. Bagaikan melukis yang selalu membuat pola baru dan baru. Aku bingung. Sangat amat bingung dengan pola ini. Apakah akan kutemukan bentuk pola ini suatu hari nanti? Aku harap begitu.



Gatau ini tulisan apa,saya langsung menuaikan apa yang mucul di pikiran saya.

No comments:

Post a Comment