Wednesday, April 15, 2015

Kenapa kita dapat merasakan?

“How can a three-pound mass of jelly that you can hold in your palm imagine angels, contemplate the meaning of infinity, and even question its own place in the cosmos? Especially awe inspiring is the fact that any single brain, including yours, is made up of atoms that were forged in the hearts of countless, far-flung stars billions of years ago. These particles drifted for eons and light-years until gravity and change brought them together here, now. These atoms now form a conglomerate- your brain- that can not only ponder the very stars that gave it birth but can also think about its own ability to think and wonder about its own ability to wonder. With the arrival of humans, it has been said, the universe has suddenly become conscious of itself. This, truly, it the greatest mystery of all.” ― V.S. Ramachandran , The Tell-Tale Brain: A Neuroscientist's Quest for What Makes Us Human.


 ya jawabanya adalah otak. gua juga bingung kok bisa ya, otak yang cuma berbentuk jelly ngendaliin semua yang kita lakuin, rasain, dll. tapi itu karena otak punya berbagai cell yang dapat memicu kita merasa dan bertindak (ini gua gak liat google/buku makaya maaf kalo ada yang ngaco). salah satunya adalah Anterior Cingulate Cortex atau ACC yang menyebabkan lu semua galau kalo diputusin, sedih kalo dikucilin dll. Jadi ya lu salahin nih si ACC. nggak lah, jangan ya.


 mungkin kita sering ngerasa sedih, dan ada sebabnya ataupun tidak. seperti yang sedang gua rasain saat ini makanya gua nulis ginian. itu semua manusiawi kawan, lu gak mesti harus seneng mulu. seperti halnya hujan yang jatuh berkali2 supaya dapat terlihatnya pelangi. siq banget kan gua. mungkin yang bisa lu lakuin adalah liat diri lu sendiri. lu sakit hati? lu pernah nyakitin orang ngga? ya itu semua pasti berbalas ke kita sendiri. tapi hal lain yang bisa lu lakuin saat sedih adalah bercerita. bisa sama teman deket lo, bikin cerita kayak gue, cerita ke orang tua, bahkan mencurahkannya di kanvas, jika kata2 tidak lagi dapat mendeskripsikan. atau kalo lo ngga punya semuanya, inget masih ada bumi untuk bersujud. sekian dari saya.

No comments:

Post a Comment